Conscience of A Cop

Gagal di maki, Berhasil tak dipuji

Pelaksanaan Suran Agung Secara Umum Berjalan Lancar

Posted by uways pada Januari 20, 2009

Wahh…telat ni nulis tentang Suran Agungnya,abis kecapekan jadi gak sempat OL,hehehe…😀 Alhamdulillah berjalan dengan “mancarli” (aman,lancar,terkendali), kurang lebih begini ceritanya…

Sekitar 5.000 personel polisi gabungan dari berbagai polres di sekitar Madiun dikerahkan untuk mengamankan acara Suran Agung ke 106 di Padepokan PSHTM – Winongo Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Minggu (18/1). Petugas khawatir akan terjadi bentrok massa.

Acara rutin yang kemarin menyedot ribuan pendekar Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo (PSHTM – Winongo) itu dijaga ketat polisi berseragam dan berpakaian preman, gabungan dari anggota Polwil Madiun, Polresta Madiun, Polres Madiun, Polres Ngawi, Polres Magetan, serta Polres Ponorogo.

Dalam penertiban yang terjadi di depan markas Polwil Madiun dan Polresta Madiun nyaris terjadi bentrok antara rombongan arak-arakan pendekar dengan polisi. Sebab, massa yang sebagian membawa senjata ala silat separate tongkat dan toyanya, diminta menyerahkan senjatanya kepada petugas.

Mereka sempat memrotes penertiban tersebut. Akan tetapi, setelah puluhan Koordinator Lapangan (Korlap) dari perwakilan pendekar PSHTM – Winongo turut merazia rombongan konvoi itu, rombongan peserta konvoi tak banyak protes.

Selain itu, petugas juga merazia dan mengembalikan paksa ratusan pengendara motor yang tak dilengkapi dengan helm saat para pendekar itu berangkat menuju padepokan. Yakni di Jl Raya Nglames, Desa Nglames, Kecamatan/Kabupaten Madiun yang merupakan perbatasan Kabupaten dan Kota Madiun untuk rombongan pendekar yang berangkat dari arah utara, di Jl Raya Dungus – Madiun, Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun untuk rombongan pendekar yang berangkat dari arah timur,di JL Madiun – Ponorogo Perbatasan wilayah Kabupaten dan Kota Madiun untuk rombongan pendekar yang berangkat dari arah selatan serta di JL Raya Madiun – Solo, Desa Mancaan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun untuk rombongan yang berangkatdari arah barat.

Kabag Ops Polwil Madiun, AKBP Julius Maralatu Aponno mengatakan penertiban arak-arakan dan konvoi itu agar tidak mengundang terjadi bentrok dengan warga atau anggota perguruan silat lainnya. Menurutnya, dalam penertiban itu petugas berhasil mengamankan ratusan kayu bambu, tongkat, dan toya yang dibawah para pendekar yang turut konvoi tersebut untuk mengibarkan bendera kebesaran perguruan mereka serta bendera merah putih.

Selain itu, petugas juga berhasil menurunkan paksa puluhan penumpang bus bernopol AD 1559 BG yang merupakan perwakilan para pendekar dari Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Pasalnya, bus tersebut kelebihan muatan. “Kalau bus yang kelebihan muatan ini mengalami kecelakaan, siapa juga nanti yang akan disalahkan? Pasti kami polisi yang akan disalahkan,” kata Julius. Rombongan konvoi akan terus dikawal satuan polisi dari masing-masing jajaran polres hingga sampai ke luar kota.

Maap waktu itu gak sempat mendokumentasikan kegiatan,karena sibuk muter2 ngawal konvoi,hehehe…

3 Tanggapan to “Pelaksanaan Suran Agung Secara Umum Berjalan Lancar”

  1. Sep deh kalo ga ada yang rusuh…

    Good job bro….

  2. shei said

    Wah wah wah…officer yang ramah, kalo aja semua polisi bisa ngeblog ^^

  3. gendhut said

    rombongan dari ponorogo sempat rusuh dengan warga di daerah kaibon karena mandapat lemparan batu dari warga setempat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: